Kapan huruf wawu, ya dan tsa pada wazan Ifta’ala diganti Ta’?

مَتَى تُقْلَبُ وَاوُ (اِفْتَعَلَ) وَيَاؤُهُ وَثَاؤُهُ تَاءً؟

Kapankah Wawu, Ya’ dan Tsa’ wazan IFTA’ALA diganti Ta’?

وَمَتَى كَانَ فَاءُ افْتَعَلَ وَاوًا, أَوْ يَاءً, أَوْ ثَاءً. قُلِبَتِ الْوَاوُ وَالْيَاءُ وَالثَّاءُ تَاءً, ثُمَّ أُدْغِمَتْ فِيْ تَاءِ افْتَعَلَ؛ نَحْوُ: اِتَّقَى, وَاتَّسَرَ, وَاتَّغَرَ.

(Ketahuilah), bilamana Fa’ Fi’il-nya wazan IFTA’ALA berupa Wawu, Ya’, atau Tsa’, maka Wawu, Ya’, atau Tsa’ tsb diganti Ta’, kemudian di-idghamkan pada Ta’-nya wazan IFTA’ALA. Contoh : “IT-TAQOO”, “IT-TASARO”, dan “ITTAGHORO”.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: