Fi’il Tsulatsiy Bab kelima

وَاِنْ كَانَ مَاضِيْهِ عَلَى وَزْنِ فَعُلَ مَضْمُوْمَ الْعَيْنِ فَمُضَارِعُهُ يَفْعُلُ بِضَمِّ اْلعَيْنِ نَحْوُ حَسُنَ يَحْسُنُ وَأَخَوَاتِهِ

Jika fi’il madhinya berwazan فَعُلَ FA’ULA yang didhammahkan ‘ain fi’ilnya, maka fi’il mudhari’nya berwazan يَفْعُلُ YAF’ULU dengan dhammah ‘ain fi’ilnya. contoh : حَسُنَ يَحْسُنُ HASUNA YAHSUNU dan saudara-saudaranya.

  1. 8 Maret 2013 pukul 11:41

    Nice post. I learn something new and challenging on websites I stumbleupon every day.
    It will always be useful to read through articles from other authors and
    practice a little something from their websites.

  2. 27 Desember 2013 pukul 17:15

    salam semua fiil boleh di tasrifkan dengan mengunakan telapak jari sebelah kanan..ini yg saya belajar dari guru…

  3. Kholis Amalia
    12 Oktober 2015 pukul 15:12

    بارك الله فيك
    جزاك الله خيرا
    Tidak menyangka Ada blog seperti ini,,,, berawal dari membaca hadis, Lalu Ada kalimat khumasi mazid yang ingin saya cek makna “imbuhannya” dalam shorof, dalam keadaan tidak membawa kitab dan catatan shorof sama sekali, akhiri nya saya googling dan langsung ketemu blog ini,,,

    ما شاء الله
    Saya tidak menyangka, ternyata Ada dan lengkap

    Semoga semuanya menjadi Amal Jariyah, ilmu yang bermanfaat

    Lanjut kan perjuangan

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: