Bab Tahdzir dan Ighro’

التَّحْذِيرُ وَالإِغْرَاءُ

TAHDZIR DAN IGHRO’

إيَّاكَ وَالشَّرَّ وَنَحْوَهُ نَصَبْ مُحَذِّرٌ بِمَا اسْتِثَارُهُ وَجَبْ

Terhadap contoh Tahdzir “IYYAAKA WASY-SYARRA” (hati-hatilah terhadap hal yg tidak baik!) dan serupanya, Muhadzdzir (orang yg memberi peringatan) menashobkannya dengan Fi’il yg wajib disimpan.

وَدُونَ عَطْفٍ ذَا لإِيَّا انْسُبْ وَمَا سِوَاهُ سَتْرُ فِعْلِهِ لَنْ يَلزَمَا

Nisbatkanlah (yakni serupakan pada hukum wajib menyimpan Fi’il) terhadap Tahdzir dengan “IYYAA” yg tanpa athaf. Sedangkan Tahdzir tanpa “IYYAA” tidak wajib menyimpan Fi’ilnya.

إلاَّ مَعَ العَطْفِ أَوِ التَّكْرَارِ كَالضَّيْغَمَ يَا ذَا السَّارِي

Kecuali yg menyertai Athaf atau mengulang-ulang (maka wajib juga menyimpan Fi’ilnya) seperti contoh “ADHDHAIGHAM-ADHDHAIGHAM YAA DZAS-SAARIY” (awas Singa… awas Singa… wahai orang yg berjalan malam).

وَشَذَّ إِيَّايَ وَإِيَّاهُ أَشَذّ وَعَنْ سَبِيْلِ القَصْدِ مَنْ قَاسَ انْتَبَذْ
وَكَمُحَدَّرٍ بِلاَ إِيَّا اجْعَلاَ مُغْرًى بِهِ فِي كُلِّ مَا قَدْ فُضِّلاَ
**********************

  1. Anonim
    18 Mei 2011 pukul 21:04

    boleh tolong terjemahkan ke dalam bahasa ibunda..mohon jasa baik ustaz..saya mahu buat rujukan..

  2. AMIR MAHMUD
    8 Juli 2012 pukul 08:06

    Bahasanya agak sulit dimengerti.Saya belum terlalu paham.jadi saya mohon agar bahasanya lebih mudah dipahami.terimakasih

  3. 9 April 2015 pukul 09:40

    wajib menyimpan fi’il nya maksudnya gimana ustadz?

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: