Makna-makna Istifham: Taswiyah, Nafi, Inkar, Amar, Nahi, Tasywiq, Tahqir

معاني صيغ الإستفهام

MAKNA-MAKNA BENTUK ISTIFHAM

وقدْ تَخْرُجُ ألفاظُ الاستفهامِ عنْ معناها الأصليِّ لمعانٍ أُخَرَ تُفْهَمُ منْ سياقِ الكلامِ

Terkadang lafazh-lafazh Istifham itu keluar dari makna asal (pertanyaan/menuntut tashowwur atau tashdiq) kepada makna lain yg dapat difahami dari siyaq kalam/konteks kalimat:

كالتسويةِ، نحوُ سَوَاءٌ عَلَيْهِمْ أَأَنْذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ

1. Taswiyah (menyamakan):
SAWAAUN ‘ALAIHIM A ANDZARTAHUM AM LAM TUNDZIRHUM
sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan

والنفيِ، نحوُ هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلاَّ الْإِحْسَانُ

2. Nafi (meniadakan):
HAL JAZAAUL-IHSAANI ILLAL-IHSAANU
Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).

والإنكارِ، نحوُ أَغَيْرَ اللَّهِ تَدْعُونَ، أَلَيْسَ اللَّهُ بِكَافٍ عَبْدَهُ

3. Inkar (mengingkari):
A GHAIRO-LLAAHI TAD’UUNA
Apakah kamu menyeru (tuhan) selain Allah
A LAISA-LLAAHU BIKAAFIN ‘ABDAHU
Apakah Allah tidak cukup untuk melindungi hamba-hamba-Nya

والأمْرِ، نحوُ فَهَلْ أَنْتُمْ مُنْتَهُونَ، ونحوُ أَأَسْلَمْتُمْ، بمعنى: انتَهُوا، وأَسْلِمُوا.

4. Amar (memerintah):
FA HAL ANTUM MUNTAHUUNA
maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu)
A ASLAMTUM
Masuk Islam-lah kamu
Bermakna INTAHUU = berhentilah. Dan ASLIMUU = masuk islam-lah.

والنهيِ، نحوُ أَتَخْشَوْنَهُمْ فَاللَّهُ أَحَقُّ أَنْ تَخْشَوْهُ

5. Nahi (melarang):
A TAKHSYAWNA HUM FALLAAHU AHAQQU AN TAKHSYAW HU
Janganlah kamu takut kepada mereka, maka Allah-lah yang berhak untuk kamu takuti

والتشويقِ، نحوُ هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَى تِجَارَةٍ تُنْجِيكُمْ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ

6. Tasywiq (memberi rangsangan, surprise)
HAL ADULLUKUM ‘ALAA TIJAAROTI TUNJIIKUM MIN ‘ADZAABIN ALIIM
sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih

والتعظيمِ، نحوُ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ

7. Ta’zhim (meng-agungkan)
MAN DZAL-LADZII YASYFA’U ‘INDAHUU ILLAA BI IDZNIHI
Gerangan siapa yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya

والتحقيرِ، نحوُ أَهَذَا الذي مَدَحْتَهُ كثيرًا

8. Tahqir (merendahkan):
A HADZA ALLADZI MADAHTA HU HATSIRAAN
Cuma segini kau bilang banyak

DAN SEBAGAINYA disebutkan dalam kitab yg lebih besar.

  1. 1 Maret 2014 pukul 10:01

    Good article. I will be dealing with some of these issues as
    well..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: