Kaidah I’lal ke 2 » Syakal/Harakat/Tasykil/Tanda baca huruf Wau/Ya’ Bina’ Ajwaf, dipindah pada huruf sebelumnya.

إِذَا وَقَعَتِ الْوَاوُ وَالْيَاءُ عَيْنًا مُتَحَرِّكَةً مِنْ أَجْوَفٍ وَكَانَ مَا قَبْلَهُمَا سَاكِنًا صَحِيْحًا نُقِلَتْ حَرْكَتُهُمَا إلىَ مَا قَبْلَهَا, نَحْوُ يَقُوْمُ أَصْلُهُ يَقْوُمُ, يَبِيْعُ أَصْلُهُ يَبْيِعُ.

Apabila wau atau ya’ berharokat berada pada ‘ain fi’il Bina’ Ajwaf dan huruf sebelumnya terdiri dari huruf Shahih yang mati/sukun, maka harakat wawu atau ya’ tsb harus dipindah pada huruf sebelumnya. Contoh: يَقُوْمُ asalnya يَقْوُمُ dan يَبِيْعُ asalnya يَبْيِعُ.

Praktek I’lal:

يَقُوْمُ

يَقُوْمُ asalnya يَقْوُمُ ikut pada wazan يَفْعُلُ . harkah wawu dipindah pada huruf sebelumnya, karena wawu-nya berharkah dan sebelumnya ada huruf shahih yg mati/sukun, untuk menolak beratnya mengucapkannya, maka menjadiيَقُوْمُ

يَبِيْعُ

يَبِيْعُ asalnya يَبْيِعُ ikut pada wazan يَفْعِلُ harkah Ya’ dipindah pada huruf sebelumnya, karena Ya’-nya berharkah dan sebelumnya ada huruf shahih yg mati/sukun, untuk menolak beratnya mengucapkannya, maka menjadi يَبِيْعُ

Perhatian:

Perpindahan Syakal/Harakat/Tasykil/Tanda baca Wau atau Ya’ tersebut dalam Kaidah ini, tidak berlaku apabila setelah Wawu atau Ya’ terdapat Huruf yang di-tasydid-kan. Contoh: يَسْوَدُّ

Pelajaran terkait:

  • Kaidah Ilal ke 1
  • Kaidah Ilal ke 2
  • Kaidah Ilal ke 3
  • Kaidah Ilal ke 4
  • Kaidah Ilal ke 5
  • Kaidah Ilal ke 6
  • Kaidah Ilal ke 7
  • Kaidah Ilal ke 8
  • Kaidah Ilal ke 9
  • Kaidah Ilal ke 10
  • Kaidah Ilal ke 11
  • Kaidah Ilal ke 12
  • Kaidah Ilal ke 13
  • Kaidah Ilal ke 14
  • Kaidah Ilal ke 15
  • Kaidah Ilal ke 16
  • Kaidah Ilal ke 17
  • Kaidah Ilal ke 18
  • Kaidah Ilal ke 19

 

  1. Ahmad Arwani
    16 Januari 2012 pukul 15:50

    Asykur jamman bi mihnatak

  2. 23 Februari 2012 pukul 11:43

    Mantap sob..

  3. 20 Maret 2012 pukul 14:57

    i’lal yg lain jga dong

  4. 29 Oktober 2012 pukul 04:16

    Your blog is just what I was searching for.
    You have no clue how long I have been thinking about
    the same exact thing! I am so comforted that I am no longer apart.

  5. Anonim
    21 Desember 2012 pukul 05:58

    i’lal yang ke 4 smpai akhir kok gak ada

  6. MNW
    19 November 2013 pukul 23:04

    Kami tggu i’lal berikutnya

  7. salihah
    5 Agustus 2014 pukul 12:17

    contoh’y pke bahasa arab dong biar lebih di mengerti,,

  8. 13 Agustus 2014 pukul 13:33

    bersukun

  9. 13 Agustus 2014 pukul 13:33

    bersukun

  10. 13 Agustus 2014 pukul 13:36

    berharakat sukun

  11. Anonim
    9 Januari 2015 pukul 15:46

    Yaa ..Allah…berikabdahan dan kemurahanmu untuk kang Toha, agar blognya tersedia bagi kita yang ingin belajar bahasa arab melalui alfiyahnya kang Toha…amiin…tolong dong kang kaidah 3 sampai 19 nya….triiims deh..

  1. 16 November 2012 pukul 13:18

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: