Beranda > Bait 55-56 > Pengertian Dhamir Muttashil, Alfiyah Bait 55-56

Pengertian Dhamir Muttashil, Alfiyah Bait 55-56

Kitab Alfiyah Ibnu Malik » Bab Nakirah dan Ma’rifah » Bait 55-56
–·•Ο•·– 

وَذُو اتِّصَالٍ مِنْهُ مَا لاَ يُبْتَدَا ¤ وَلاَ يَلِي إلاَّ اخْتِيَــــارَاً أبَــدَا

Dhomir Muttashil adalah Isim Dhomir yang tidak bisa dijadikan permulaan dan tidak boleh mengiringi إلا selama masih bisa memilih demikian..

كَالْيَاءِ وَالْكَافِ مِنِ ابْني أكْرَمَكْ ¤ وَالْيَــاءِ وَالْهَا مِنْ سَلِيْهِ مَا مَلَكْ

Seperti Ya’ dan Kaf dari contoh lafadz: ابْني أكْرَمَكْ (Ya’ Mutakallim dan Kaf Mukhothob), dan seperti Ya’ dan Ha’ dari contoh lafadz: سَلِيْهِ مَا مَلَكْ (Ya’ Mukhatabah dan Ha’ Ghaib)

–·•Ο•·–

Isim Dhamir dari segi penampakannya ada dua golongan:

(1). Dhamir Bariz (بارز) : adalah Isim Dhamir yang mempunyai bentuk penampakan lafazh secara hakikiyah (kongkrit) atau secara hukmiyah (abstrak).

Contoh dhamir bariz yang hakikiyah

أَكْرَمـْتُ الْغَرِيْبَ

Aku memulyakan orang asing itu.

Contoh dhamir bariz yang hukmiyah:

جََََََاءَ الَّذِيْ أَكْرَمْتُ

seorang yang aku mulyakan telah datang

(maksudnya: أَكْرَمْتُــهُ yang aku memulyakan-nya. maka dhamir yang berupa ـه nya” pada contoh kalimat diatas, ada secara hukumnya).

(2). Dhamir Mustatir (مستتر): adalah Isim Dhamir yang tidak mempunyai bentuk lafazh. contoh:

حَافِظْ عَلَى الصَّلاَةِ

Peliharalah… shalat !

(yakni, حَافِظْ أنْتَ Peliharalah olehmu…!)

Dhamir Bariz ada dua macam:

1. (ضمير بارز متصل) Dhamir Bariz Muttashil

2. (ضمير بارز منفصل) Dhamir Bariz Munfashil (akan diterangkan pada bait-bait selanjutnya)

(ضمير بارز متصل) Dhamir Bariz Muttashil/dhamir muttashil: adalah dhamir yang tidak bisa dijadikan permulaan kalimat dan tidak bisa berada setelah lafazh إلا secara ikhtiar (اختيارا)pemilihan”, maksud ikhtiar adalah longgar atau lowong dalam susunan kalimat tidak sempit semisal pada dharurah syi’ir. Contoh Dhamir Muttashil:

اِسْتَمَعْـتُ لِلْمُحَاضَرَةِ

Aku mendengarkan ceramah

Contoh syawahid syair yang melafalkan dhamir bariz muttashil jatuh sesudah إلا secara Syadz:

أَعُوذُ بِرَبِّ الْعَرْشِ مِنْ فِئَةٍ بَغَتْ × عَلَيَّ فَمَالِي عَوْضُ إِلاّهُ نَاصِرُ

Aku berlindung pada Tuhan yang memiliki Arsy….
daripada golongan orang yang menganiayaiku……
maka sebab itu….
tidaklah bagiku seorang penolong kecuali Dia selamanya….

(syahid pada syair diatas adalah pada lafazh إِلاّهُ dimana dhamir muttashil jatuh setelah إِلاّ adalah Syad,  yakni tidak boleh kecuali pada dharurah syi’il)

Demikian juga Dhamir muttashil jatuh sesudah “Illa” pada syair berikut:

وَمَا عَلَيْنَا إِذَا مَاكُنْتِ جَارَتَنَا × ألاَّ يُجَاوِرَنَا إِلاَّكِ دَيَّارُ

(wahai kekasih…)
tidaklah kami menaruh perhatian…
bilamana dikau sudi menjadi tetangga kami…
seakan tidak ada tetangga lain kecuali hanya dikau seorang…

Iklan
Kategori:Bait 55-56 Tag:
  1. mustakim
    11 November 2010 pukul 21:28

    mohon kirimkn stiap pljaran ke email sya..

  2. 12 November 2010 pukul 21:04

    anda bisa berlangganan blog ini dengan via email/surel pada widget sebelah kanan dengan tulisan “Klik untuk berlangganan blog ini” kemudian daftar.
    terimakasih atas kunjungannya…

  3. Nur Irfan
    11 Februari 2011 pukul 09:46

    Assalamu alaikum…saya org awam..stlh baca penjelasan Ustad.. Alhamdulillah bertambah pengetahuan saya prihal dhamir. Jazaakallaahu khairan.

  4. 28 Februari 2011 pukul 08:00

    makasih bozz

  5. Alimurtadlo
    23 April 2011 pukul 22:12

    ass. trims . . . . aq bsa ingt kmbali , krn aq da lama g’ buka2 ktb. . . .

  6. 11 Mei 2011 pukul 17:59

    ayukron

  7. ziqi
    26 Maret 2012 pukul 07:02

    thanks dg au bsa bca dhomir” ne au lbh bsa ngrTi

  8. eri
    16 Juni 2012 pukul 08:35

    saya belajar durusulugah jilid 1, tata bahasa nya mudakirot fi nahwu sorof.. ;pegertian nya di sini membantu tapi.. kurang detail..

  1. 10 November 2011 pukul 10:12
  2. 16 November 2012 pukul 13:10

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: